Wednesday, January 19, 2011

Class Farewell dan OJT Cabang Jabodetabek

Akhirnya saya...kami...akan segera mengakhiri pendidikan yang hampir empat bulan... Rasanya senang, sedih, tegang... Senang karena pendidikan kelas telah usai dan kami bisa melanjutkan ke jenjang OJT (waduuu, bahasanya kok agak2 aneh ya barusan -_-"). Sedih karena musti berpisah dengan tema-teman...yang sekarang kami anggap sebagai saudara... Tegang, karena kami deg-degan akan mendapat area mana saja saat OJT cabang 15 hari.

Hari itu hari Sabtu, modul terakhir adalah hari ke-dua e-learning. Kami diharuskan menyelesaikan beberapa modul e-learning dari pagi sampai sore. Sayangnya internet LAN yang kami pakai di lab komputer lemot banget... Buka satu modul bisa nunggu sampai setengah jam. Misal, pas buka modul, loading dari 33/1000 detik, tadinya naik dikit-dikit jadi 20/1000 detik, eh...tiba-tiba bisa turun lagi teruuuus sampai 333/1000 ( -_-"). Tapi jika dibandingkan dengan ajaran di kelas, saya lebih suka dengan e-learning ini karena jauuuh lebih atraktif, walaupun lebih sering kesel gara-gara musti nunggu lama dan reload page melulu.

Karena kelasnya agak bebas (ya...anggap saja seperti itu ya...jadi waktu istirahat dan break kami, kami atur seenak hati, sampai-sampai di tegur sama mbak Titin gara-gara bukan waktu break (9.15-9.30) ruangan lab kosong...ya karena waktu break kami pindah. Setelah istiraht siang, pak Prast datang dengan kejutan yaitu pengumuman area OJT cabang. Eng Ing Eng...setelah beberapa menit wejangan, diumumkan juga. OJT dibagi menjadi 5 kelompok, satu kelompok 6 orang. Ini nih area OJT kami :
- Area Jakarta Pondok Indah (kanor areanya dekat bunderan metro pondok indah)
dibagi menjadi 2, tiga orang di cabang kelas 2 Aminta Plaza, tiga lagi di cabang kelas 3 Radio Dalam (gw di sini).
- Area Jakarta Plaza Mandiri (kantor pusat)
dibagi menjadi 3, masing-masing cabang 2 orang di Plaza Mandiri, Krakatau Steel, satunya lupa.
- Area Jakarta Imam Bonjol (deket GI, bunderan HI).
dibagi menjadi 3 juga, masing-masing cabang 2 orang di Imam Bonjol, dan dua gedung lainnya (lupa).
- Area Jakarta Cikini (deket menteng, TIM)
dibagi menjadi 3 juga, masing-masing cabang 2 orang di Cikini, TIM, yang satunya lupa.
- Area Depok (luar Jakarta, tpi tergolong deket lah dari kemang)
dibagi menjadi 3 juga, masing-masing cabang 2 orang di Depok, Cibubur, dan Cimanggis.

Ya...kami sebagian besar merasa senang lah ya, pada dapet penempatan deket-deket. Meski, yang pada dapet area depok pa muram mukanya. Setelah pengumuman, rasanya sudah pada nggak peduli lagi dengan e-learning, rasanya pengen cepet-cepet pulang dan persiapan acara bakar-bakar sate.

Setelah e-learning selesai (anggep aja selesai lah ya), kami berkumpul di ruang 207, ruang kelas tercinta...mengenang kejayaan masa muda, saat kami masih baru, masih lucu-lucunya di LPPI. Kami puas-puasin yel-yel terakhir di kelas, gak ada perasaan takut ubin rubuh, yang penting semangat. Selanjutnya, diputerin deh film-filman tentang 73, dari awal sampai detik terakhir, video-video camen, foto-foto kelakuan dan kebiasaan lucu selama di kelas... (berasa perpisahan SMA ato kuliah, padahal cuma 3 bulan ya...ya itulah kami...), tapi dari sini kami bener-bener yang bisa terharu, saling berpelukan...dan ngerasain teman yang sangat dekat, keluarga bahkan, yang bakalan pisah, bahkan sampai ada beberapa yang menangis (padahal belum beneran pisah loh ya).

Oh ya...sebelum hari itu, kami melakukan foto session memakai jaket angkatan... Jaket ODP 73 yang sudah kami persiapkan dari jauh-jauh hari dan baru kami terima pada akhir Desember ato awal Januari klo ga salah. Kami juga membuat buku angkatan loh (macem anak SMA aja yah kami...hihihi), trus besoknya pada nulis-nulis pesan gitu di space yang sudah disediakan di buku.

Malemnya, kami siap-siap buat bakar-bakaran sate... Satenya udah pesen beberapa hari sebelum acara sama abang tukang sate yang sering keliling pake klakson. Pesennya banyaaaak banget sampe pada ga kuat makan. Acaranya diadain di kosan bungur yang cukup luas, tempat kami melangsungkan acara pergantian tahun. Sayangnya, meskipun hari itu malam minggu, kami berisik sekali, main tak jongkok, main UNO, ketawa-ketawa, sampai mengganggu tetangga sebelah yang bule. Saya masih ingat bule itu berteriak dengan bahasa Indonesia logat aneh (entah India -jadi inget Mr. Prasad- atau yang lain), katanya kami berisik, kalau masih terus berisik nanti bakal dipanggilin pak RT ato polisi...hadeeeh. Namanya juga malem minggu, anak muda ya begini lah kalo bikin acara...

Karena sate yang sangat banyak tak kunjung matang, akhirnya kami menyerah untuk bakar-bakaran sendiri dan memanggil abang satenya untuk membakarkan satenya yang banyak itu...Setelah semua tenang, sate matang, acara selanjutnya adalah makan-makan. Setelah makan, kami lanjutkan sesi curhat satu per satu, lama deh pokoknya, sampe ngatuk saya... Kelar sesi curhat saya sudah tidak sadarkan diri, yang saya ingat adalah masuk ruang tamu, sisa sate sudah dibakar semua dan beberapa anak ikut makan menghabiskan satenya, selanjutnya...saya bangun dan semuanya sudah siap pulang... Kira-kira waktu itu saya berjalan sampai di kosan jam 3 atau jam 4 pagi, pokoknya sebentar lagi subuh lah... Sayapun tertidur, bangun-bangun jam setengah 2 siang, untung saja hari minggu.

(bersambung : OJT Radal)

No comments:

Post a Comment