Minggu, 22 Agustus 2010

Medical Check Up Seharian

Sabtu siang, kira-kira beberapa hari setelah aptitude test saya ditelepon oleh pihak mandiri bahwa saya lolos dan berhak mengikuti tes kesehatan atau medical check up hari senin di laboratorium klinik Cito jalan indraprasta semarang jam 08.00. Saya diwajibkan untuk berpuasa selama sepuluh jam sepelum tes. Saya iseng tanya ke masnya yang telepon berapa orang yang lolos, ternyata yang lolos banyak, ada 17 orang, berarti yang tidak lolos LGD ada 5 orang.

Selanjutnya, saya mengubungi orang tua di rumah dan saya disuruh pulang sebentar karena ada keperluan keluarga yang penting dan mendesak. Padahal hari minggu paginya saya harus ikut tes PPS BRI di gedung Prof Imam Barjo, Tembalang tapi saya memutuskan untuk tidak ikut, takutnya kecapekan dan drop saat tes kesehatan nantinya.

Minggu siang saya sudah sampai di Semarang lagi untuk tes kesehatan esoknya. Saat itu saya khawatir karena sedang terkena batuk, tapi utnungnya tidak batuk parah. Malamnya, saya buka internet cari-cari di kaskus dan blog-blog tentang medcek mandiri, and I didn't get any clue...Ya sudahlah, dijalani aja, positifve thinking kalo saya sehat-sehat saja.

Esoknya, saya dan satu orang teman saya berangkat bareng ke Cito indraprasta. Kami berangkat berbekal nekat, tidak tahu di mana itu klinik Cito indraprasta tepatnya berada. Asal tebak saja jalan indraprasta di mana, akhirnya hanya dengan sekali jalan kami langsung menemukan tempatnya.

Kami tiba di klinik sudah pukul delapan lebih. Saat masuk klinik, teman-teman medcheck sudah pada mengantri di lobi klinik. Kata salah satu teman kami, langsung ke atas ke lantai dua untuk registrasi. Sewaktu mau mengisi absen, eh kami ditelpon pihak Cito-nya untuk datang medcheck, lha saya jawab, "nih mbak, saya sudah di depan mbaknya", sambil ktawa.

Setelah mengisi absen, kami diberi buku untuk medcheck dan kertas isian mengenai masalah jantung gitu, saya lupa. Selanjutnya kami digiring untuk melaksanakan beberapa tahapan medical check up. Medical check up yang dilakukan seingat saya antara lain :

1. Cek darah,
2. Cek urin,
3. Foto close-up (entah ini untuk apa),
4. Cek internist, cuma dicek tensi, trus dipegang-pegang perutnya, dan ditanya2 tentang keluhan kesehatan yang dialami. Ya, saya jawab gak ada, saya sehat-sehat saja...meskipun saya sedang batuk dan agak demam.
5. Postur: tinggi dan berat badan,
6. Mata: minus, plus, dan buta warna,
7. THT: dilihat telinga dan tenggorokannya, lalu cek suara tiiit tiiit tiiit di bilik...
8. Gigi. Ini yang paling bermasalah menurut saya, soalnya ketahuan banyak yang bolong lah, perlu ini lah, itu lah...

Selanjutnya tes dilaksanakan di lantai satu, ngantri panjaaaang banget, secara alat terbatas sedangkan yang melakukan medcheck banyak, bukan cuma dari pihak mandiri saja, melainkan juga dicampur dengan yang umum. Yang membuat saya kesal adalah, medcek dicampur dengan yang umum dan yang didahulukan adalah yang umum. Saat rame-ramenya, kami terpaksa menunggu cek yang umum selesai, baru giliran kami. Untuk kami dikasih makan siang waktu itu... Tes yang dilakukan selanjutnya adalah:

9. USG, untuk mengetahui ada yang salah dengan organ-organ kita atau tidak. Dokternya lucu, ngomoooong terus sepanjang cek. Saya ditanyain, "dari mana, SMA nya di mana?" trus yang saya masih ingat dia nyeletuk, "owalah mas, yang ikut tes bank kok banyak yang dari teknik kimia ki piye (gimana), mau bikin duit yang gak gampang dipalsuin po?"
10. Kardio...atau apalah...mbaknya yang melayani rada jutek,
11. Rontgen, agak khawatir karena sedang batuk-batuk, dan terakhir yang ngantrinya paling lama
12. Treadmill, capek banget...kalau dari pengalaman yang kemarin-kemarin saya medcek, biasanya pakenya sepeda dikayuh, bukan treadmill.

Medical check up berakhir jam 15.00 lebih. Setelah itu saya dan teman saya langsung meluncur ke kampus untuk legalisir ijazah dan transkrip, keburu kampus tutup karena persyaratan yang diberikan mandiri untuk offering letter mepet banget. Akhirnya terkejar juga, petugas loket belum pada tutup. Selanjutnya, liat-liat papan pengumuman lowongan, siapa tahu ada yang cocok dan kriterianya masuk. Di situ saya ketemu dengan teman-teman saya, salah satu teman ngasi tahu kalau dia dapet email dari Unilever bahwa lamaran dia ditolak. Saya penasaran, soalnya saya juga ikut melamar, tapi sayangnya saat saya cek email, tidak ada surat yang masuk. (-_-")

Pas nongkrong di depan ruang Tata Usaha kampus, dipanggil bapak-bapak penjaga loket, ternyata foto-foto wisuda sudah jadi, ya sekalian diambil deh. Selanjutnya seperti biasa, bertemu teman-teman lalu makan bareeeng...Selanjutnya H2C menunggu telepon pihak mandiri lagi untuk interview BOD...

11 komentar:

  1. itu tes darah sama tes urinnya negecek narkoba jg ga bos?

    BalasHapus
  2. BOD nya gimana? kisi2nya? thx

    BalasHapus
  3. BODnya nyantai kok, tntang diri kamu sendiri, pasti ketrima kok, hoho

    BalasHapus
  4. harus diakui gan, kl juragan punya blog sangat membantu yg lagi ikutan ODP. sukses tuk juragan.

    BalasHapus
  5. thanks juga uda mampir buat baca gan!

    BalasHapus
  6. slm gan.
    alhmdulillah aq dah sign offering ODP Mandiri mgg kemarin gan, kebanyakan dr persiapan aq hanya bc blog agan aj :). tks gan.

    nah di blog agan ini tersedia product in class trainingnya gak ya? apa2 aj harus disiapin? coz backgroundku Sipil gan, mn ngerti kita mslh perbankan.. mohon sharing info2nya gan..
    tks.

    BalasHapus
  7. hahaha...thx uda baca2 dan mengandalkan cerita ane...

    jadinya angkatan brapa gan?
    ahh...masalah itu mah (yg kelas) ga usah dipikirin sekarang...enjoy aja...it's nice...don't worry...hoho

    btw selamat ya...
    gw besok uda pengumuman penempatan nih...hohoho

    BalasHapus
    Balasan
    1. gan nunggu pengumuman medcheck berapa lama yah.. soalnya ane udah nunggu jampir 3 minggu ko belum di umumin..?

      Hapus
  8. salam Gan,
    gan, di batch agan udah ada pembagian ODP Nasional dan Regional belum?

    terus sekarang penempatan di mana gan yak?

    thanks,

    BalasHapus
  9. mau tanya..dari hasil medcheckup akhirnya gmna??lolos kah..

    BalasHapus